Minggu, 31 Januari 2021

Jodoh Pasti Bertemu


         Masa pandemi seperti saat ini, tidak menghambat pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan. Terbukti, banyak di antara teman-teman kita, baik teman semasa SMA, teman kuliah, dan teman kerja yang menikah dan mengirimkan undangannya kepada kita. Sesaat timbul pertanyaan di benak kita, kapan jodohku akan datang, seperti apa rupa jodohku, dan berbagai pertanyaan terkait jodoh muncul mengelilingi kepala kita.

Jodoh merupakan rahasia Allah SWT. Bahkan, beberapa ulama berpendapat, jodoh termasuk rezeki. Kedatangannya merupakan misteri dan sudah ditetapkan saat seseorang berada dalam kandungan. Hal ini sesuai dengan hadist berikut:

“Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara: menetapkan rezekinya, ajalnya, amalnya dan kebahagiaan atau kesengsaraannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Jodoh juga termasuk hal-hal yang telah dituliskan di Lauhul Mahfuzh, karena jodoh telah ditetapkan oleh Allah. Maka, kita seharusnya percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik. Seperti rezeki, jodoh juga akan sampai kepada kita dan tidak akan tertukar. Namun, masih banyak orang yang mengkhawatirkan tentang jodohnya, yang insecure terhadap dirinya, resah terhadap pertanyaan orang lain terkait kapan nikah, dan usia yang sudah cukup untuk menikah tetapi belum menemukan jodohnya. Akhirnya, kebanyakan dari mereka yang mencari cara untuk mendapatkan atau menemukan jodohnya. Cara yang dilakukan seperti berpacaran, datang ke biro jodoh, dan ada juga yang mendatangi paranormal. Perlu kita ketahui, cara tersebut merupakan cara yang dilarang oleh agama islam. Jemputlah jodoh dengan cara yang diridhoi Allah

Adapun cara atau hal-hal yang harus dilakukan untuk menjemput jodoh kita, adalah sebagai berikut:

1.       Taat dan Tunduk kepada Allah SWT

        Sebagai seorang manusia kita diwajibkan untuk taat dan tunduk terhadap Allah. Mematuhi segala larangannya dan menjalankan perintahnya. Lakukanlah hal-hal sesuai petunjukNya. Bersabar dan ikhlaslah dalam menjalani ketentuan Allah. Dalam keadaan apapun kita harus selalu mengingat-Nya. Dengan begitu, hidup akan terasa bahagia.

         2.        Memantaskan Diri

      Setiap kita pasti menginginkan jodoh cepat datang. Jodoh bisa saja jauh bisa saja dekat, semua akan menjadi teka-teki yang sampai saat ini masih membuat manusia penasaran. Dalam Islam, jodoh adalah cerminan diri. Hal ini sesuai dengan firman Allah:

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)." (QS. An-Nur ayat 26)

Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka kita harus memantaskan diri dengan menjalakan perintah dari Allah. Pelajari ilmu agama, menutupi aurat, mengikuti kajian-kajian islam, menjaga pandangan pada sesuatu yang belum halal untuk kita, berteman dengan orang-orang sholih, dan lain-lain.

3.       Ikhtiar Menjemput Jodoh di Jalan yang diridhoi Allah

        Jodoh adalah pemberian Allah untuk kita. Jodoh datang dari Allah SWT. Namun, seperti halnya rezeki, jodoh pun harus ada ikhtiarnya. Ikhtiar dalam menjemput jodoh adalah dengan cara yang diridhoi oleh-Nya. Taaruf adalah salah satu cara yang diperbolehkan oleh Allah untuk saling mengenal lawan jenis yang kelak menjadi jodoh kita. Selain itu, berdoa kepada Allah dan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan jodoh terbaik pilihan Allah. Jika saat ini kita sudah mapan dan siap untuk menikah, tetapi jodoh belum juga datang, maka berpuasalah untuk menahan diri. Rasulullah SAW pernah bersabda:

 “Wahai para pemuda, siapa-siapa di antara kalian yang mampu ba’ah (memberi tempat tinggal) hendaknya ia menikah, sungguh nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan siapa-siapa yang belum mampu ba’ah maka hendaknya ia berpuasa, sungguh puasa itu akan menjadi perisai baginya." (Muttafaq ‘Alayh – lafazh milik Muslim)

 4.       Berkarya

        Sambil menunggu jodoh datang kita bisa melakukan hal-hal yang positif. Dalam menunggu kita dapat berkarya sesuai dengan apa yang kita inginkan dan kuasai. Dengan kesibukan yang kita lakukan dapat mengurangi keresahan dalam menjemput jodoh. Hidup tidak melulu tentang jodoh. Maka, sambil berikhtiar lakukan juga hal-hal positif yang membuat hidup ini bahagia. Ingat jodoh datangnya sudah ditentukan oleh Allah, di waktu dan saat yang tepat.

Beberapa hal di atas dapat kita lakukan untuk menjemput jodoh kita. Siapa pun kita, jodoh sudah menjadi ketetapan-Nya. Jangan khawatir tentang jodoh yang belum juga hadir. Allah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan, semua manusia pasti memiliki jodohnya dan jodoh pasti akan bertemu.

Sabtu, 30 Januari 2021

LIMA CARA MERDEKA DARI CINTA YANG SALAH


     Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna. Dengan kesempurnaan tersebut Allah menghadirkan rasa cinta sebagai fitrah manusia. Dengan adanya cinta, manusia dapat memandang sesuatu menjadi indah dan menenangkan hati yang gelisah. Salah satu bentuk keindahan adalah muslimah.

Keindahan muslimah yang tidak dijaga akan menggoda kaum adam untuk mendekat dan ingin menikmati keindahan itu. Mereka membuat perangkap yang mengatasnamakan cinta, sehingga banyak muslimah yang berguguran akibat terjebak perangkap bernama ‘cinta’. Menyerahkan semuanya untuk cinta. Bahkan, karena cinta beberapa muslimah dapat mengakhiri hidupnya tanpa berpikir panjang. Tahukah muslimah apa yang dilakukan itu bukanlah cinta, tetapi itu semua adalah cinta yang salah. Sesungguhnya cinta yang benar itu dapat menjaga kesucian, menenangkan hati yang gelisah, memberikan semangat meraih cita, dan berbahagia dalam kehalalan.

Cinta adalah anugerah dari Allah dan tidak ada satu orangpun yang dapat menghindar dari cinta. Namun, muslimah harus bisa membedakan cinta yang benar dan cinta yang salah. Cinta yang salah adalah cinta yang tidak bertanggung jawab dan hanya ingin memilikinya karena kecantikan, keseksian, dan mengikuti nafsu belaka. Lalu, bagaimana seorang muslimah dapat merdeka dari cinta yang salah? Perlu kita ketahui merdeka artinya tidak terkena atau lepas dari tuntutan. Berikut lima cara merdeka dari cinta yang salah, yaitu:

1.  Menanamkan Kesadaran Cinta Tertinggi untuk Allah SWT

Seluruh alam semesta ini adalah milik Allah, tak terkecuali manusia. Oleh sebab itu, kita tidak boleh mencintai lawan jenis secara berlebihan. Cinta yang bukan karena Allah akan membawa penderitaan dan kerugian bagi pecintanya. Allah memberikan pada kita kisah Qais seorang pemuda yang jatuh cinta pada Laila secara berlebihan. Bukan kebahagiaan yang didapat, tetapi penderitaan dan kedukaan yang mendalam hingga Qais pun dijuluki Laila Majnun. Dengan menanamkan kesadaran cinta yang tertinggi hanya untuk Allah, maka kita tidak akan terjerumus dari cinta yang salah. Semua ini sudah tertuang pada ayat berikut ini,

“Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (malakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba kami yang terpilih.” (QS. Yusuf :24)

 2.     Menutup Aurat

Aurat adalah suatu anggota badan yang tidak boleh diperlihatkan oleh lelaki atau perempuan kepada orang lain. Menutup aurat wajib hukumnya. Oleh sebab itu, muslimah yang sudah baligh wajib menutup auratnya. Dengan menutup aurat seoarang muslimah akan terhindar dari niat buruk kaum adam yang belum menjadi muhrimnya. Perintah menutup aurat ini pun tertera pada firmanNya berikut ini,

 “Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka! Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.“ (QS. AL Ahzab (33):59)

 3.     Memperbaiki Diri

Setiap muslimah pasti ingin bersanding di pelaminan bersama orang yang dicintai. Namun, terkadang tidak semuanya sesuai dengan yang diinginkan. Percayalah, Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan dan bukan yang kita inginkan. Jika kita baik, maka akan dipertemukan dengan yang baik. Oleh karena itu, muslimah yang ingin mendapatkan pasangan yang baik harus memperbaiki diri menjadi yang lebih baik lagi. Dengan memperbaiki diri ini, maka orang-orang yang berniat buruk pun tidak akan mendekati kita. Mereka akan segan, meskipun hanya sekedar menyapa saja. Sambil menunggu jodoh yang belum datang sudah sebaiknya kita memperbaiki diri ini agar kelak yang datang adalah jodoh terbaik pilihanNya. Muslimah harus percaya kepada janji Allah yang tidak akan pernah mengecewakan hambaNya, berikut firman Allah SWT:

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.”

(QS. An-Nur:26)

 4.     Berdoa

Muslimah di seluruh muka bumi ini pasti ingin dipertemukan dengan cinta yang benar (jodoh yang baik) dan tidak ingin terjerumus pada cinta yang salah. Namun, banyak sekali yang tergiur dengan indahnya cinta yang salah. Cinta yang salah terlihat begitu indah dan menyenangkan, tetapi semua itu hanya sesaat atau di awal saja. Di akhirnya mereka akan kecewa dan terluka. Begitu sakitnya bisa membuat mereka depresi dan ingin bunuh diri. Muslimah yang belum menemukan cinta yang benar (jodoh pemberian Allah) bersabarlah dan berdoalah kepadaNya. Saat muslimah jatuh cinta pada seorang adam yang baik amalnya, tetapi tidak tahu dia menyukai muslimah atau tidak, perbanyaklah berdoa. Meskipun, rasa cinta di hati begitu bergejolak, muslimah harus sabar dan berikhtiar sesuai syariatNya serta iringi dengan doa. Doa adalah senjata kaum muslimin yang paling ampuh. Seperti kisah Fatimah dengan Ali. Keduanya saling jatuh hati, tetapi tidak bisa mengutarakannya. Namun, keduanya tidak pernah berhenti berdoa, hingga suatu hari doa itu terkabul dan keduanya pun bersanding di pelaminan. Dengan demikian, muslimah jangan terburu-buru untuk menemukan cinta yang benar. Di waktu yang tepat, muslimah pasti akan dipertemukan. Perbanyaklah berdoa, agar semua hajat dikabulkan oleh Allah SWT dan terhindar dari jalan yang salah.

 5.     Berkarya

Menunggu adalah sesuatu hal yang membosankan. Namun, jika menunggu diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, maka akan terasa begitu menyenangkan. Di bumi ini tidak selamanya kita memikirkan cinta. Banyak hal lain yang harus dipikirkan dan dilakukan dalam hidup ini. Salah satunya adalah berkarya. Setiap muslimah pasti mempunyai cita-cita. Sambil menunggu cinta yang benar, muslimah dapat berfokus untuk meraih cita-cita dengan cara berkarya. Ingatlah muslimah semua yang terjadi di dunia ini adalah kehendak dari Allah SWT. Tetap berkarya sambil berikhtiar mencari cinta yang benar.

            Kelima cara di atas adalah langkah kita merdeka dari cinta yang salah. Mari muslimah terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar dipertemukan dengan cinta yang benar. Tanpa harus bertemu cinta yang salah. Semua yang terjadi di muka bumi ini atas izin dari Allah, tetapi kita harus terus berikhtiar dan berdoa agar mendapatkan cinta yang benar. Semoga Allah memudahkan langkah ini dan dijaga dari segala hal yang dilarang olehNya.

Selasa, 26 Januari 2021

Gebyar Nusantara, Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Siswa HSKS

                 
                


S

ekolah memiliki peran penting untuk memperkokoh karakter siswa. Banyak hal bisa dilakukan para pendidik untuk menumbuhkan rasa nasionalisme siswa-siswanya. Menurut Abbe Baurel, “nasionalisme erat kaitannya dengan rasa cinta kepada daerah dan bahasa oleh perorangan atau sekelompok orang.” Dalam pendapat Abbe tersebut dapat dipahami bahwa untuk menumbuhkan rasa nasionalisme atau cinta tanah air setiap siswa wajib mengenal dahulu daerah dan bahasa negaranya. Lalu, bagaimana cara memperkenalkan daerah dan bahasa di Indonesia kepada siswa? Indonesia memiliki aneka ragam suku bangsa yang terbentang dari sabang sampai maroke. Untuk memperkenalkannya bisa menggunakan beberapa cara.

 Sebagai contoh di salah satu sekolah, sebut saja di “Homeschooling Kak Seto” diadakan kegiatan DL Gathering  yang memiliki tema Gebyar Nusantara. Dalam kegiatan ini semua siswa dan guru diwajibkan memakai pakaian adat dari daerah yang dipilih. Setelah itu, semua siswa dibagi menjadi lima kelompok. Setiap kelompok diberikan visi untuk berkeliling ke lima pulau di Indonesia secara bergantian. Tempat kelima pulau adalah ruang kelas yang di sulap menjadi pulau. Di dalam pulau tersebut terdapat gambar peta berukuran besar sesuai bentuk pulaunya, makanan khas, gambar-gambar, permainan tradisional, tarian, dan diiringi musik sesuai khas pulaunya masing-masing. Di akhir acara semua siswa diberikan kuis. Kuis ini berisi pertanyaan lima pulau yang ada di Indonesia. Kegiatan berjalan lancar dan semua siswa sangat antusias mengikutinya.

    Dengan demikian, kegiatan di “Homeschooling Kak Seto” ini dapat disimpulkan bahwa, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme atau cinta tanah air pada diri siswa tertuang pada tiga hal, yaitu: pertama memperkenalkan keanekaragaman suku bangsa di Indonesia melalui kegiatan DL Gathering yang bertemakan Gebyar Nusantara; kedua semua siswa terjun langsung dan merasakan berada di lima -pulau Indonesia; dan ketiga, memberikan pengalaman berharga pada siswa dan semua siswa akan mengingatnya. Ketiga hal ini akan menumbuhkan rasa nasionalisme atau cinta tanah air di dalam benak para siswa. Di antara banyaknya budaya luar yang hilir mudik masuk ke Indonesia semoga tidak mengikis budaya Indonesia di rumahnya sendiri. Jangan biarkan siswa lebih mengenal budaya luar dan kurang mengetahui budayanya sendiri. Dengan begitu kreativitas guru maupun pihak sekolah dapat dipercaya mampu memperkenalkan budaya negara Indonesia dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang menarik, sehingga rasa cinta tanah air tumbuh secara pelan-pelan pada diri semua siswa dan mereka dapat menghargai budayanya sendiri. Hal ini sesuai dengan pernyataan berikut, “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya dan  “Homeschooling Kak Seto” sebagai sekolah yang ramah anak  sudah mampu menciptakan kegiatan yang kreatif tersebut.


Minggu, 24 Januari 2021

Perempuan Cantik itu CAF (Cerdas, Akhlak, dan Fisik)


          Setiap perempuan di dunia ini senang dilihat dan dipuji cantik. Oleh sebab itu, perempuan senang sekali berhias agar terlihat mempesona dan menarik. Padahal, cantik itu relatif dan subjektif tergantung dari siapa yang melihat dan memaknainya. Perempuan cantik menurut kebanyakan orang adalah dia yang mempunyai tubuh langsing, berkulit putih, hidung mancung, tinggi semampai, dan berbulu mata lebat.   Untuk meraih kecantikan perempuan rela menggunakan skin care yang mahal, pergi ke salon, membeli baju yang brended, dan bahkan ada yang rela melakukan operasi plastik. Dari beberapa hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, kecantikan hanya dipandang melalui fisik saja.

Baik sahabat Dessya tahukah kalian, sesungguhnya kecantikan dalam islam itu tidak hanya dilihat dari fisik saja melainkan juga kecantikan dari hati yang tercermin dalam akhlak atau perilaku. Kecantikan yang terpancar dari dalam (hati) disebut dengan inner beauty. Islam adalah agama yang menyukai keindahan. Ajaran Islam sendiri adalah tentang bagaimana berakhlak mulia. Bisa disimpulkan kalau Islam adalah agama yang menyukai keindahan atau kecantikan. Oleh karena itu, Allah menciptakan perempuan sebagai makhluk yang cantik dan digambarkan sebagai perhiasan dunia. Hampir semua bagian dari perempuan adalah keindahan, baik itu suara, tingkah laku, dan seluruh fisiknya. Sebab itulah wanita muslimah menurut Islam harus dijaga dan melindungi diri dari pandangan serta tindakan yang dilarang Allah. Hal ini diperkuat oleh Hadis Nabi yang tertulis sebagai berikut:

“Sesungguhnya Allah tidak melihat pada rupa dan postur tubuh kalian. Akan tetapi, Allah melihat pada hati kalian.” (HR. Muslim dalam sahihnya hadis no. 2564)

Perempuan cantik dalam islam tidak hanya secara lahiriah saja melainkan batiniah juga. Berikut penjelasan perempuan cantik itu CAF (cerdas, Akhlak, dan Fisik) sesuai dengan islam, yaitu:

1.       Cerdas

Perempuan cantik itu harus cerdas. Ia terus belajar memperkaya ilmu pengetahuan dari waktu ke waktu hingga tidak tertinggal oleh zaman agar mampu mendidik anak-anak dan menjadi teladan bagi mereka. selain itu, ia juga harus tahu batasan-batasan sebagai seorang perempuan. Sama seperti laki-laki, perempuan juga berhak untuk belajar dan menjadi cerdas. Di dalam islam perempuan dan laki-laki diwajibkan untuk menuntut ilmu sebagaimana Rasulullah telah menjelaskan kewajiban ini di beberapa hadist di antaranya diriwayatkan dari Annas:

“Rasulullah saw bersabda: menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang muslim.”

2.       Akhlah

Perempuan cantik itu harus mempunyai akhlak mulia, sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah. Ia mematuhi yang diperintahkan dan menjauhi segala yang dilarang oleh Allah. Berteman dengan orang-orang yang baik, rajin dan khusyu dalam menjalankan ibadah kepada-Nya, bertutur kata yang baik, memiliki sikap malu (malu di sini yaitu sikap seorang muslimah yang selalu rendah hati dan tidak pamer), taat kepada suami (bagi yang sudah menikah), selalu bijaksana dalam menghadapi segala tantangan, bersikap pandai dan mampu mencermati berbagai kemungkinan yang ada untuk menyelesaikan sebuah permasalahan, senantiasa bersabar dalam menghadapi segala rintangan dan tantangan, menjauhi zina, menghindari ghibah (membicarakan keburukan orang lain meskipun benar) dan fitnah.

3.       Fisik

Perempuan cantik itu harus bersyukur dengan apa yang diciptakan oleh Allah atas dirinya. Ia mampu merawat, menjaga, dan melindungi fisiknya sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Menjaga kehormatannya dari keinginan untuk menampakan sesuatu yang dimilikinya kepada orang yang bukan muhramnya, menjauhi zina dan hal-hal yang bisa menjerumuskan kedalamnya seperti pacaran dan pergaulan bebas, memakai Jilbab syar’i dan menutup aurat (adapun syarat menutup aurat seperti, pakaian harusnya longgar dan kainnya agak tebal serta tidak ketat dan tipis agar tidak membentuk lekuk-lekuk tubuh, menutupi seluruh aurat tanpa terkecuali, tidak menyerupai pakaian laki-laki atau wanita-wanita kafir, warna dan wangi pakaian tidak terlalu mencolok)

Dalam Alquran Allah subnahau wataala berfirman:

“Katakanlah pada wanita-wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandanganya, dan kemaluannya dan janganlah mereka menampakan perhiasanya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutup kain kudung ke dadanya, dan janganlah mereka menampakan perhiasannya kecuali pada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putra saudara laki-laki mereka, atau putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka milik, atau pelayan laki-laki yang tidak memiliki hasrat terhadap mereka, atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar terlihat perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung” (QS. An-nur ayat 31)

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa di dalam lslam kecantikan yang baik adalah menjaga dan merawat apa yang telah diberikan oleh Allah kepada kita sebagai muslimah. Tentu dengan ketakwaan dan keimanan agar dapat terbentengi dari perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Jika muslimah ingin dipuji cantik dan terlihat mempesona sesuai dalam islam contohlah Aisyah. Beberapa hadists shahih menyebutkan bahwa Aisyah adalah wanita yang sangat cerdas. Saking cerdasnya, ia bahkan menjadi satu-satunya wanita yang mampu meriwayatkan hadist Rasulullah dengan jumlah terbanyak. Setidaknya ada 2210 hadist yang diriwayatkan olehnya. Selain wanita yang cerdas, Aisyah juga dikenal sebagai seorang istri Rasulullah yang cantik. Ia digambarkan sebagai sosok yang bersih, kulitnya putih dan pipinya kemerah-merahan saat ia merasa malu atau saat ia terpapar sinar matahari. Rasulullah pun memanggil Aisyah dengan panggilan,  “Ya Khumaira” artinya yang kemerah-merahan. Aisyah juga merupakan istri yang mempunyai akhlak yang baik dan menjaga kehormatannya.

Sabtu, 23 Januari 2021

'Merdeka Belajar’ Melalui Topi Benda Langit WAG




 

Dunia sedang berduka akibat pandemi corona, termasuk negara Indonesia. Penularan yang begitu cepat membuat pemerintah mengeluarkan aturan physical distancing. Physical distancing adalah pembatasan fisik. Hal ini berdampak pada semua sektor, termasuk belajar dan mengajar harus dari rumah. Proses kegiatan belajar mengajar dapat merujuk pada surat edaran Mendikbud nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan COVID-19 pada satuan pendidikan dan nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran virus disease.

Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring tentunya memiliki tantangan tersendiri, karena guru, murid, maupun orang tua murid harus beradaptasi dengan sistem ini. Peran teknologi dapat membantu proses pembelajaran, karena perkembangan teknologi telah memberi pengaruh terhadap dunia pendidikan. Media-media pembelajaran daring tersebut, di antaranya, zoom, ruang guru, google classroom, skype, dan lain-lain. Dengan menggunakan media ini kita semua dapat melakukan pembelajaran dari rumah masing-masing tanpa harus bertatap muka seperti biasanya.

Kemudahan dan kecanggihan teknologi saat ini tidak bisa dirasakan oleh setiap orang, karena seseorang mempunyai kemampuannya masing-masing. Masih banyak orang tua yang kurang paham menggunakan media pembelajaran daring atau biasa kita kenal dengan sebutan  ‘gaptek’ (gagap teknologi). Sedangkan, pada saat kegiatan belajar mengajar khususnya siswa SD harus ada pendampingan dari orang tua. Permasalahan selanjutnya adalah guru diminta untuk bisa kreatif dan inovatif agar pembelajaran online ini dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini sesuai dengan istilah yang sedang booming belakangan ini, yaitu ‘Merdeka Belajar’. Istilah tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Menurut Mas Menteri ada dua poin terpenting dalam pendidikan, yaitu merdeka belajar dan guru penggerak. Merdeka belajar artinya guru dan murid memiliki kebebasan untuk berinovasi, kebebasan untuk belajar dengan mandiri dan kreatif. Program yang diciptakan Mas Menteri ini semata-mata ingin menciptakan suasana belajar yang bahagia.

Sebagai seorang pengajar murid SD kelas 1 dan melihat fakta-fakta yang telah dijabarkan di atas, maka penulis memilih strategi pembelajaran, ‘Merdeka Belajar Melalui Topi Benda Langit WAG. Penulis memilih media pembelajaran WAG, dikarenakan semua orang sudah menggunakan whatsapp dan dianggap lebih mudah penggunaannya. Adapun proses pembelajarannya sebagai berikut ini:

1.   Guru mengundang semua kontak orang tua dalam satu group yang diberi nama KBM Online Komunitas Ceria Kelas 1.

2.  Sehari sebelum pembelajaran, guru menginfokan perlengkapan yang dibutuhkan dalam belajar besoknya. Biasanya, guru memilih alat dan bahan yang mudah ditemukan tanpa harus murid keluar rumah.

3.   Pembelajaran dimulai. Guru menyapa dan mengabsen siswa dengan mengirimkan foto kesiapan belajar. Periksa kuku, gigi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, pembelajaran dibukan dengan berdoa dan doa dipimpin oleh perwakilan murid.

4. Guru mulai menjelaskan materi yang akan dibahas, tujuan pembelajaran, dan peraturan kelas. Guru mengirimkan materi dengan cara mengirimkan link video pembelajaran dan semua murid mendengarkan secara saksama selamat 10 menit. Pemberian waktu dan divideokan agar murid disiplin dengan waktu. Setelah selesai, guru mengulang penjelasan materi dan melakukan tanya jawab melalui voice note.

5.    Guru memberikan tugas dengan mengirimkan cara pembuatan topi benda langit dan menjelaskan tentang topi yang dibuat oleh siswa melalui video. Tugas yang dikirimkan melalui video ini, diharapkan murid tetap menanamkan tujuh nilai sikap saat di sekolah meskipun belajar di rumah.

6.     Siswa mulai membuat topi benda langit dan video penjelasan topi benda langit yang dibuat. Video tersebut dikirimkan ke group whatsapp. Setelah selesai, guru memberikan apresiasi dengan cara memberikan pendapat dan penilaian pada hasil karya murid. pembelajaran selesai, guru menyimpulkan materi hari ini dan memberikan waktu kepada murid untuk memimpin doa penutup. Berdoa selesai guru mengirimkan ucapan terima kasih kepada orang tua dan murid. Terakhir, guru mengirimkan form evaluasi.

Proses pembelajaran tersebut disesuaikan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Mata pelajarannya adalah IPA dan materi yang diajarkan tentang benda langit. Agar pembelajaran menarik dan anak merasa senang karena dikemas seperti bermain. Dimana setiap anak membuat topi benda langit sendiri dengan kreasi mereka masing-masing. Lalu, murid menjelaskan topi benda langit seperti ia bercerita tentang mainannya. Hal ini diharapkan agar siswa merasa tidak terbebani dan tertekan dengan tugas yang monoton, seperti megerjakan soal saja. Namun, divariasikan dengan membuat karya dan bercerita melalui video yang dikirimkan ke WAG. Pembelajaran yang menyenangkan akan memotivasi murid untuk betah dan berkonsentrasi dalam menerima materi yang diberikan oleh guru. Dengan suasana belajar yang bahagia, murid akan menganggap seperti bermain meskipun mereka sebenarnya sedang belajar dan akan membuat murid ingin terus belajar seperti mereka yang selalu senang saat bermain. Proses pembelajaran yang menyenangkan seperti bermain tersebut sesuai dengan pernyataan Kak Seto, yaitu “Dunia anak adalah bermain. Didiklah anak dengan cara bermain.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Perempuan Madrasah Utama Anak Bangsa

  "Pendidikan adalah hal dasar untuk mengokohkan generasi penerus bangsa. Tanpa pendidikan negeri ini akan runtuh. Pendidikan bukan sek...