Dalam
hitungan hari umat Islam di seluruh dunia akan merayakan kedatangan bulan yang
spesial, bulan yang penuh ampunan, yaitu bulan suci Ramadan. Di bulan ini semua
umat islam diwajibkan berpuasa sampai 29 atau 30 hari. Hal ini terdapat pada
firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183.
Artinya: “Hai orang-orang
yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas
orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Puasa Ramadan menurut syariat Islam adalah suatu amalan
ibadah untuk menahan diri dari sesuatu seperti, makan, minum, perbuatan buruk,
hawa nafsu, dan hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga
terbenamnya matahari serta diniatkan karena Allah SWT. Saat puasa sering sekali
terlihat beberapa orang merasakan kelelahan dan lemas. Lalu, bagaimana agar
tubuh tetap sehat dan kuat saat berpuasa di masa pandemi ini? Ya, pandemi di
Indonesia belum juga hilang. Covid-19 berkembang biak dan penularannya begitu
cepat. Selain mematuhi protokol kesehatan, kita juga dituntut untuk menjaga
daya tahan tubuh agar terhindar dari macam-macam penyakit di antaranya Covid-19
tersebut. Meskipun kita sedang berpuasa, tubuh kita harus kuat dan jangan
sampai daya tahan tubuh menurun. Oleh sebab itu, kita membutuhkan asupan gizi
dan nutrisi yang cukup. Gizi dan nutrisi yang cukup dapat kita temukan pada
makanan sehat.
Makanan sehat adalah makanan yang seharusnya mengandung
beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh memerlukan berbagai macam
nutrisi agar dapat tetap sehat dan pertumbuhan dapat berjalan dengan optimal.
Syarat makanan yang sehat (4 sehat 5 sempurna), yaitu bersih, memiliki gizi
yang baik, dan seimbang. Keseimbangan makanan sehat adalah makanan yang
memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.[1] Kita bisa mengonsumsi
beragam jenis makanan sehat, tanpa terbatas pada satu jenis saja. Mengonsumsi
berbagai jenis makanan bisa memberikan nutrisi yang berbeda, sehingga gizi yang
diperlukan oleh tubuh bisa terpenuhi.
Saat berpuasa tubuh akan mengalami banyak perubahan,
terutama dari segi pola makan dan pola tidur. Saat berpuasa, kita hanya boleh
makan saat sahur dan berbuka saja, sehingga perubahan ini membuat tubuh jadi
'kaget' dan gampang lelah atau jatuh sakit. Untuk menyiasatinya, pastikan kita
mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang saat sahur.[2] Berikut tips mengonsumsi
makanan sehat dan bergizi seimbang yang harus kita makan saat sahur:
1. Makanan bersumber karbohidrat tinggi dan
protein
Saat
kita sahur maupun berbuka puasa dianjurkan untuk memakan makanan yang
berkarbohidrat tinggi dan juga berprotein. Kandungan karbohidrat yang tinggi
akan serat dapat memberikan efek lebih kenyang pada perut kita, sehingga
membuat kita tidak mudah merasa lapar saat beraktivitas di bulan Ramadan. Selain
karbohidrat, tubuh kita juga membutuhkan protein. Protein berfungsi sebagai
cadangan energi. Makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi, jagung,
kentang, dan gandum. Sedangkan, makanan yang mengandung protein seperti, daging,
tahu, tempe, ikan, ayam, dan lain-lain.
2. Makanan kaya zat besi, magnesium, dan
kalium
Makanan
kaya zat besi sangat bermanfaat untuk menjaga kadar darah dalam tubuh kita. Apalagi
bagi kita yang menderita penyakit kekurangan darah (anemia). Selain itu juga
untuk menjaga kadar mineral dalam tubuh kita membutuhkan makanan yang
mengandung magnesium dan kalium. Magnesium berfungsi sebagai cadangan energi dan
kalium bermanfaat untuk menjaga keseimbangan kadar air dalam tubuh. Contoh makanan
yang kaya zat besi adalah kurma, hati, tomat, sayur daun singkong, dan bayam. Sedangkan,
makanan yang mengandung magnesium dan kalium seperti, buah pisang, jeruk, dan
alpukat.
3. Buah, sayur, dan kacang-kacangan
Buah
dan sayur harus ada di saat sahur maupun menu berbuka. Buah dan sayur berfungsi
untuk menambahkan kadar vitamin dan mineral dalam tubuh kita. Selain itu, kita
juga harus memakan kacang-kacangan yang mengandung banyak nutrisi, protein tinggi,
dan lemak baik yang dibutuhkan tubuh kita.
4. Air putih dan susu
Saat
sahur pastikan kita meminum air putih secukupnya. Hal ini bertujuan agar cairan
dalam tubuh tetap terpenuhi dan mencegah dehidrasi saat berpuasa dan kita tetap
bugar dalam beraktivitas. Minumlah delapan gelas dalam sehari. Selain air
putih, kita juga disarankan untuk meminum susu saat sahur. Seperti yang kita
ketahui susu adalah minuman sehat dan banyak kandungan gizi. Susu juga sumber
kalium yang bermanfaat untuk kesehatan tulang kita.
Menu yang ada di Katering
Soul in a box adalah mealbox,
personal, corporate, paket sehat, isoman, diet, event, snack, prasmanan, tumpeng
mini, dan hampers. Untuk memenuhi makanan sehat setiap harinya, kita
dapat memilih paket mealbox sehat. Pada menu ini kita dapat memastikan bahwa
karbohidrat, protein, dan buah-buahan yang dibutuhkan sudah tercukupi. Selain itu,
setiap box nya juga dilengkapi dengan berbagai cemilan sehat dan makanan sehat pendukung
lainnya seperti susu, madu, dan vitamin. Harga bersahabat tidak mahal dan juga
tidak murah, tetapi berkualitas. Di katering Soul
in a Box ini juga bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa, sehingga kita
sudah tidak perlu bingung lagi untuk menyiapkan menu sehat saat berbuka. Dengan
memilih katering Soul in a Box ini kita
sudah mendedikasikan tubuh yang sehat. Dengan demikian, lewat Katering sehat Soul in a Box yang harganya
bersahabat ini mampu membuat kita beribadah di bulan Ramadan dengan khidmat dan
pandemi pun ‘minggat’. Tunggu apalagi yuk, kita pesan katering sehat di Soul in
a Box! Dijamin sehat, halal, enak, dan tampilan nasi boks yang kekinian serta
dibuat dengan cinta menambah citra rasa makanannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar