Jodoh merupakan rahasia Allah SWT.
Bahkan, beberapa ulama berpendapat, jodoh termasuk rezeki. Kedatangannya
merupakan misteri dan sudah ditetapkan saat seseorang berada dalam kandungan. Hal
ini sesuai dengan hadist berikut:
“Kemudian diutus kepadanya seorang
malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan
empat perkara: menetapkan rezekinya, ajalnya, amalnya dan kebahagiaan atau
kesengsaraannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Jodoh juga termasuk hal-hal yang
telah dituliskan di Lauhul Mahfuzh, karena jodoh telah ditetapkan oleh Allah. Maka,
kita seharusnya percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik. Seperti
rezeki, jodoh juga akan sampai kepada kita dan tidak akan tertukar. Namun,
masih banyak orang yang mengkhawatirkan tentang jodohnya, yang insecure terhadap dirinya, resah
terhadap pertanyaan orang lain terkait kapan nikah, dan usia yang sudah cukup
untuk menikah tetapi belum menemukan jodohnya. Akhirnya, kebanyakan dari mereka
yang mencari cara untuk mendapatkan atau menemukan jodohnya. Cara yang
dilakukan seperti berpacaran, datang ke biro jodoh, dan ada juga yang
mendatangi paranormal. Perlu kita ketahui, cara tersebut merupakan cara yang
dilarang oleh agama islam. Jemputlah jodoh dengan cara yang diridhoi Allah
Adapun cara atau hal-hal yang harus
dilakukan untuk menjemput jodoh kita, adalah sebagai berikut:
1. Taat dan Tunduk kepada Allah SWT
Sebagai seorang manusia kita diwajibkan
untuk taat dan tunduk terhadap Allah. Mematuhi segala larangannya dan
menjalankan perintahnya. Lakukanlah hal-hal sesuai petunjukNya. Bersabar dan
ikhlaslah dalam menjalani ketentuan Allah. Dalam keadaan apapun kita harus
selalu mengingat-Nya. Dengan begitu, hidup akan terasa bahagia.
2. Memantaskan Diri
Setiap kita pasti menginginkan jodoh cepat datang. Jodoh bisa saja jauh bisa saja dekat, semua akan menjadi teka-teki yang sampai saat ini masih membuat manusia penasaran. Dalam Islam, jodoh adalah cerminan diri. Hal ini sesuai dengan firman Allah:
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)." (QS. An-Nur ayat 26)
Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka kita harus memantaskan diri dengan menjalakan perintah dari Allah. Pelajari ilmu agama, menutupi aurat, mengikuti kajian-kajian islam, menjaga pandangan pada sesuatu yang belum halal untuk kita, berteman dengan orang-orang sholih, dan lain-lain.
3. Ikhtiar Menjemput Jodoh di Jalan yang diridhoi Allah
Jodoh adalah pemberian Allah untuk kita.
Jodoh datang dari Allah SWT. Namun, seperti halnya rezeki, jodoh pun harus ada
ikhtiarnya. Ikhtiar dalam menjemput jodoh adalah dengan cara yang diridhoi
oleh-Nya. Taaruf adalah salah satu cara yang diperbolehkan oleh Allah untuk
saling mengenal lawan jenis yang kelak menjadi jodoh kita. Selain itu, berdoa
kepada Allah dan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan jodoh terbaik
pilihan Allah. Jika saat ini kita sudah mapan dan siap untuk menikah, tetapi
jodoh belum juga datang, maka berpuasalah untuk menahan diri. Rasulullah SAW
pernah bersabda:
Sambil menunggu jodoh datang kita bisa melakukan hal-hal yang positif. Dalam menunggu kita dapat berkarya sesuai dengan apa yang kita inginkan dan kuasai. Dengan kesibukan yang kita lakukan dapat mengurangi keresahan dalam menjemput jodoh. Hidup tidak melulu tentang jodoh. Maka, sambil berikhtiar lakukan juga hal-hal positif yang membuat hidup ini bahagia. Ingat jodoh datangnya sudah ditentukan oleh Allah, di waktu dan saat yang tepat.
Beberapa hal di atas dapat kita
lakukan untuk menjemput jodoh kita. Siapa pun kita, jodoh sudah menjadi
ketetapan-Nya. Jangan khawatir tentang jodoh yang belum juga hadir. Allah
menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan, semua manusia pasti memiliki
jodohnya dan jodoh pasti akan bertemu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar