Minggu, 31 Januari 2021

Jodoh Pasti Bertemu


         Masa pandemi seperti saat ini, tidak menghambat pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan. Terbukti, banyak di antara teman-teman kita, baik teman semasa SMA, teman kuliah, dan teman kerja yang menikah dan mengirimkan undangannya kepada kita. Sesaat timbul pertanyaan di benak kita, kapan jodohku akan datang, seperti apa rupa jodohku, dan berbagai pertanyaan terkait jodoh muncul mengelilingi kepala kita.

Jodoh merupakan rahasia Allah SWT. Bahkan, beberapa ulama berpendapat, jodoh termasuk rezeki. Kedatangannya merupakan misteri dan sudah ditetapkan saat seseorang berada dalam kandungan. Hal ini sesuai dengan hadist berikut:

“Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara: menetapkan rezekinya, ajalnya, amalnya dan kebahagiaan atau kesengsaraannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Jodoh juga termasuk hal-hal yang telah dituliskan di Lauhul Mahfuzh, karena jodoh telah ditetapkan oleh Allah. Maka, kita seharusnya percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik. Seperti rezeki, jodoh juga akan sampai kepada kita dan tidak akan tertukar. Namun, masih banyak orang yang mengkhawatirkan tentang jodohnya, yang insecure terhadap dirinya, resah terhadap pertanyaan orang lain terkait kapan nikah, dan usia yang sudah cukup untuk menikah tetapi belum menemukan jodohnya. Akhirnya, kebanyakan dari mereka yang mencari cara untuk mendapatkan atau menemukan jodohnya. Cara yang dilakukan seperti berpacaran, datang ke biro jodoh, dan ada juga yang mendatangi paranormal. Perlu kita ketahui, cara tersebut merupakan cara yang dilarang oleh agama islam. Jemputlah jodoh dengan cara yang diridhoi Allah

Adapun cara atau hal-hal yang harus dilakukan untuk menjemput jodoh kita, adalah sebagai berikut:

1.       Taat dan Tunduk kepada Allah SWT

        Sebagai seorang manusia kita diwajibkan untuk taat dan tunduk terhadap Allah. Mematuhi segala larangannya dan menjalankan perintahnya. Lakukanlah hal-hal sesuai petunjukNya. Bersabar dan ikhlaslah dalam menjalani ketentuan Allah. Dalam keadaan apapun kita harus selalu mengingat-Nya. Dengan begitu, hidup akan terasa bahagia.

         2.        Memantaskan Diri

      Setiap kita pasti menginginkan jodoh cepat datang. Jodoh bisa saja jauh bisa saja dekat, semua akan menjadi teka-teki yang sampai saat ini masih membuat manusia penasaran. Dalam Islam, jodoh adalah cerminan diri. Hal ini sesuai dengan firman Allah:

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)." (QS. An-Nur ayat 26)

Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka kita harus memantaskan diri dengan menjalakan perintah dari Allah. Pelajari ilmu agama, menutupi aurat, mengikuti kajian-kajian islam, menjaga pandangan pada sesuatu yang belum halal untuk kita, berteman dengan orang-orang sholih, dan lain-lain.

3.       Ikhtiar Menjemput Jodoh di Jalan yang diridhoi Allah

        Jodoh adalah pemberian Allah untuk kita. Jodoh datang dari Allah SWT. Namun, seperti halnya rezeki, jodoh pun harus ada ikhtiarnya. Ikhtiar dalam menjemput jodoh adalah dengan cara yang diridhoi oleh-Nya. Taaruf adalah salah satu cara yang diperbolehkan oleh Allah untuk saling mengenal lawan jenis yang kelak menjadi jodoh kita. Selain itu, berdoa kepada Allah dan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan jodoh terbaik pilihan Allah. Jika saat ini kita sudah mapan dan siap untuk menikah, tetapi jodoh belum juga datang, maka berpuasalah untuk menahan diri. Rasulullah SAW pernah bersabda:

 “Wahai para pemuda, siapa-siapa di antara kalian yang mampu ba’ah (memberi tempat tinggal) hendaknya ia menikah, sungguh nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan siapa-siapa yang belum mampu ba’ah maka hendaknya ia berpuasa, sungguh puasa itu akan menjadi perisai baginya." (Muttafaq ‘Alayh – lafazh milik Muslim)

 4.       Berkarya

        Sambil menunggu jodoh datang kita bisa melakukan hal-hal yang positif. Dalam menunggu kita dapat berkarya sesuai dengan apa yang kita inginkan dan kuasai. Dengan kesibukan yang kita lakukan dapat mengurangi keresahan dalam menjemput jodoh. Hidup tidak melulu tentang jodoh. Maka, sambil berikhtiar lakukan juga hal-hal positif yang membuat hidup ini bahagia. Ingat jodoh datangnya sudah ditentukan oleh Allah, di waktu dan saat yang tepat.

Beberapa hal di atas dapat kita lakukan untuk menjemput jodoh kita. Siapa pun kita, jodoh sudah menjadi ketetapan-Nya. Jangan khawatir tentang jodoh yang belum juga hadir. Allah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan, semua manusia pasti memiliki jodohnya dan jodoh pasti akan bertemu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perempuan Madrasah Utama Anak Bangsa

  "Pendidikan adalah hal dasar untuk mengokohkan generasi penerus bangsa. Tanpa pendidikan negeri ini akan runtuh. Pendidikan bukan sek...