1. 1. Adolf
Merckle pernah menjadi orang terkaya di Jerman, tetapi Adolf bunuh diri dengan
menabrakkan badannya ke kereta api.
2. 2. Mantan
presiden Brazil Getulio Vargas bunuh diri dengan menembak jantungnya sendiri.
3. 3. Artis
cantik fenomenal asal Amerika, Marilyn Monroe bunuh diri dengan cara meminum
alkohol dan obat depresi hingga overdosis.
Al-Habib Geys bin Abdurrahman
Assegaf menyampaikan definisi bahagia menurut Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam (SAW) saat mengisi kajian di Masjid Raya Bintaro Jaya, Tangerang Selatan.
Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:
لَيْسَ
الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ
، وَلَكِنَّ الْغِنَى
غِنَى النَّفْسِ
"Kaya (ghina') bukanlah diukur
dengan banyaknya harta atau kemewahan dunia. Namun kekayaan adalah hati yang
selalu merasa cukup." (HR. Bukhari dan Muslim)
Habib Geys juga menyebutkan
ciri-ciri orang yang Bahagia:
1. Cinta kepada orang-orang saleh.
2. Senang Mengingat Allah Ta'ala.
3. Zuhud terhadap dunia.
4. Ikhlas dan ridha.
5. Suka mengerjakan qiyamullail.
Kisah Lukman dalam mendidik anaknya
bisa dijadikan sebagai pelajaran berharga. Berikut kisahnya diabadikan oleh
Al-Qur'an.
يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ
وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ
وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ
ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ
مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ (17) وَلَا
تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا
تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا
ۖ إِنَّ اللَّهَ
لَا يُحِبُّ كُلَّ
مُخْتَالٍ فَخُورٍ (18) وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ
وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ
إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ
الْحَمِيرِ (19)
"Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan
yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah
terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal
yang diwajibkan (oleh Allah). Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari
manusia (karena Sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan
angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi
membanggakan diri. Dan sederhan alah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.
Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai." (QS Luqman:
17-19)
Dengan demikian, kebahagiaan bukan
berasal dari perspektif orang lain, tetapi bagaimana kita menata hati dan jiwa
agar senantiasa bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah Ta'ala.
Menjalankan perintahNya dan menjauhi segala Larangan-Nya serta tidak pernah
berpaling dari Allah SWT dalam kondisi apapun.
Wallahu A'lam Bish-Showab
Sumber:
Al-Quran Surah Luqman: 17-19
https://kalam.sindonews.com/berita/1522303/69/defenisi-bahagia-menurut-rasulullah-saw?showpage=all

Tidak ada komentar:
Posting Komentar