Pertemuan yang tak diduga
Ku tatap wajahnya dan bergurau tawa tak ada rasa
Awal mula ucapan terima kasih lewat sms
Dapatkan jawab yang manis dan terhenti pada kata “seperti sudah berpengalaman”
Hari berganti dan ku terima pesan darinya
Seketika itu tanpa disadari keseringan bercakap memberi asa
kedekatan
Seiring waktu berlalu tatap muka diiringi makan bersama dan
berkaroke terjadi
Sadarku ini adalah salah dan ia pun berpaling tadah tinggalkan
rasa kecewa
Berulang kali ku menerka-nerka sikapnya namun ku akhiri dengan
memaafkannya
Saat tak ingat tentangnya, ia datang menyapa lewat kicauan line dan wa
Kembali dengan cerita baru, ia tak pernah berubah seperti yang
dulu
Kebaikannya, kebapakannya, sopan, dll masih buatku tak enak
Seribu tanya untuknya yang tak dapat ku uraikan saat ku
bersamanya
Kenapa ia datang?
Mengapa ia curhat denganku?
Mengapa ia mau begini?
Bagaimana kehidupannya?
Seperti apa sikapnya saat berada di tempat kerjanya?
Apa maunya? Apa yang ia pikirkan tentangku?
Tanya yang tak kunjung puas terpahami
Biarkan waktu menjawabnya dan mengalirkan cerita tentang hidup
ini
Rasa terima kasihku untuk kebaikannya meski tak dapat terbalaskan
Semoga takdir berikan kisah akhir yang indah
Bersamamu ku harapkan kejujuran dan kebaikan
Yang tercipta tanpa pengharapan balasan
06
Desember 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar